Minggu, 21 Oktober 2012

KERANGKA KONSEPTUAL UNTUK AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN

  • KLASIFIKASI DAN KONFLIK-KONFLIK KEPENTINGAN
Standar menyajikan petunjuk yang praktis dan mudah yang terkait dengan tugas-tugas akuntan. Standar biasanya terdiri dari 3 bagian: (1) uraian masalah yang harus diatasi, (2) pembahasan dengan penalaran, dan (3) keputusan atau teori, solusi ditetapkan
Ada sejumlah pertimbangan dalam penetapan standar yang harus diperhatikan:
1. Standar menyajikan informasi tentang posisi keuangan, kinerja, dan aktivitas sebuah perusahaan bagi seluruh pengguna informasi,
2. Standar menyajikan petunjuk dan aturan tindakan bagi akuntan public yang memungkinkan pengujian secara hati-hati (due care) dan independent saat menggunakan keahlian dan integritasnya dalam mengaudit laporan perusahaan, serta saat membuktikan kewajarannya.
3. Standar menyajikan kumpulan data bagi pemerintah tentang berbagai variable yang patut dipertimbangkan dalam bidang perpajakan, regulasi perusahaan, perencanaan serta regulasi ekonomi dan peningkatan efisiensi ekonomi serta tujuannya social lainnya.

  • MENUJU PENYUSUNAN TUJUAN LAPORAN KEUANGAN
1. Tujuan laporan keuangan menurut APB Statement No.4
  • Tujuan Khusus dari laporan keuangan adalah menyajikan secara wajar dan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum, posisi keuangan, hasil operasi dan perubahan-perubahan lainnya dalam posisi keuanga
  • Tujuan Umum dari laporan keuangan adalah berikut; 1) Untuk memberikan informasi yang dapat diandalkan mengenai sumber daya ekonomi, 2) Untuk memberikan informasi yang dapat diandalkan mengenai perubahan dalam sumber daya bersih dan aktivitas perusahaan bisnis yang diarahkan untuk memperoleh laba, 3) Untuk memberikan informasi keuangan yang dapat digunakan untuk mengetimasi potensi penghasilan bagi perusahaan, 4) Untuk memberikan informasi lain yang dibutuhkan mengenai perubahan dalam sumber daya ekonomi dan kewajiban, 5) untuk mengungkapkan informasi lain yang relevan terhadap kebutuhan pengguna laporan
  • Tujuan Kualitatif dari akuntansi keuangan adalah sebagai berikut; 1) Relevansi, artinya pemilihan informasi yang memiliki kemungkinan paling besar untuk memberikan bantuan kepada para pengguna dalam keputusan ekonomi mereka, 2) dapat dimengerti, artinya tidak hanya informasi tersebut harus jelas, tetapi para pengguna harus dapat memahaminya,3) dapat diverifikasi, artinya hasil akuntansi dapat didukung oleh pengukuran-pengukuran yang independen, dengan menggunakan metode-metode pengukuran yang sama,4) netralitas, artinya informasi akuntansi ditujukan kepada kebutuhan umum dari pengguna, bukannya kebutuhan-kebutuhan tertentu dari pengguna-pengguna yang spesifik.,  5)ketepatan waktu, artinya komunikasi informasi secara lebih awal, untuk menghindari adanya kelambatan atau penundaan dalam pengambilan keputusan ekonomi, 6) komparabilitas yang secara tidak langsung berarti perbedaan-perbedaan yang terjadi seharunya bukan diakibatkan oleh perbedaan perlakuan akuntansi keuangan yang diterapkan,7) kelengkapan, artinya telah dilaporkannya seluruh informasi yang “secara wajar” memenuhi persyaratan dari tujuan kualitatif yang lain

2. Tujuan laporan keuangan seperti yang dinyatakan dalam “laporan trueblood”
  • Tujuan dasar
  • Empat tujuan yang menyebutkan pengguna dan kegunaan yang berbeda dari informasi akuntansi
  • Dua tujuan yang menyebutkan dua penghasilan perusahaan dan kemampuan manajemen sebagai jenis informasi yang dibuutuhkan
  • Satu tujuan yang menyebutkan sifat dari informasi yang dibutuhkan sebagai factual dan interpretative
  • Empat tujuan yang mengurai laporan keuangan yang dibutuhkan untuk memenuhi tujuan
  • Beberapa rekomendasi khusus untuk laporan keuangan yang dibuat agar dapat memenuhi tujuan-tujuan sebelumnya
3. Karakteristik kualitatif pelaporan
Untuk memenuhi kebutuhan pengguna, informasi yang disajikan dalam laporan keuangan harus memiliki karakteristik tertentu. Laporan trueblood menyebutkan tujuh karakteristik kualitatif dari pelaporan : (1) relevansi dan materialitas (2) bentuk dan substansi (3) keandalan (4) kebebasan dari bias (5) komparabilitas (6) konsistensi (7) dapat dimengerti.


  •  Menuju Ke Arah Kerangka Konseptual
- Masalah- masalah dalam kerangka konseptual
1. Pandangan mengenai laba atau penghasilan mana yang harus digunakan
2. Masalah pendefinisian
3. Konsep pemeliharaan modal atau penembangan biaya mana yang harus digunakan
4. Metode pengukuran mana yang harus digunakan

Konsep-konsep Fundamental
Konsep-konsep fundamentah meliputi baik karakteristik kualitatif dari informasi akuntansi maupun definisi dari elemen-elemen laporan keuangan.
1. Karakteristik kualitatif dari informasi akuntansi
FASB mengaluarkan Statements of Financial Accounting Concepts No.2 yang memberikan criteria untuk melakukan pemilihan diantara :
- Metode akuntansi dan pelaporan alternative
- Persyaratan pengungkapan.
Relevansi, yaitu informasi harus ditujukan atau diasosiasikan secara bermanfaat dengan tindakan yang telah dirancang untuk memfasilitasinya atau hasil yang ingin diperolehnya. Sedangkan keandalan diartikan sebagai kualitas yang memungkinkan pengguna data agar dengan yakin mengandalkannya sebagai pencerminan dari apa yang dimaksudkan untuk disajikan.

  • LAPORAN-LAPORAN LAIN
1. Laporan perusahaan
2. Laporan Stamp (Membahas mengenai masalah yang dihadapi oleh penyusun standar)


  • Taksonomi Karakteristik Normatif Yang Harus Dicerminkan Oleh PernyataaPernyataan Akuntansi 
Kutipan mengenai betapa pentingnya kualitas dari pernyataan diutarakan dengan tepat oleh Arthur Levitt. Model taksonomi umum yang sangat baik mengenai karakteristik normative yang diinginkan dan terdiri atas tiga kategori :
1. Karakteristik formasional yang berhubungan dengan perkembangan dari pernyataan dan dengan penilaian selanjutnya mengenai kegunaan yang diberikan.
2. Karakteristik operasional yang berhubungan dengan mengimplementasikan dan memenuhi persyaratan-persyaratan yang diminta oleh pernyataan.
3. Karakteristik informasional yang berhubungan dengan kemempuan untuk menghasilkan data yang berguna dalam pengambilan keputusan.



Sabtu, 20 Oktober 2012

Senin, 05 Maret 2012

Cara Menghargai Diri Sendiri






Seberapa besar Anda menghargai diri sendiri? Jika belum, ambillah waktu sebentar dan lakukan sesuatu yang baik untuk diri sendiri.

1. Sediakan waktu. Menyediakan waktu untuk diri sendiri akan membuat pikiran segar kembali. Bahkan, menyediakan lima menit hanya untuk menutup mata dan memfokuskan pikiran dapat membantu Anda merasa lebih baik. Namun, akan lebih baik bila Anda bisa menyediakan waktu yang lebih banyak untuk memfokuskan pikiran pada diri sendiri dan apa yang perlu dilakukan.

2. Lakukan sesuatu yang baik untuk tubuh. Memang mudah mengabaikan kesakitan yang dirasakan tubuh dan lupa untuk mengurus diri sendiri. Cobalah berendam di air panas yang dicampur garam atau mintalah seseorang untuk memeluk. Bisa juga cobalah berdiri dan lakukan peregangan.

3. Buat diri sendiri merasa nyaman. Misalnya dengan menelepon teman atau minum teh hangat, tidur dengan bantal dan selimut yang nyaman, menulis buku harian, makan sesuatu yang disukai, mencium bau minyak aromaterapi seperti vanila, lavender, dan lain-lain.

4. Pergi ke dunia lain. Caranya adalah dengan membaca buku, menonton film, atau biarkan pikiran mengalir ke mana pun ia pergi.

5. Melakukan sesuatu yang konyol. Ini akan membawa keluar jiwa kanak-kanak yang ada dalam kepribadian kita dan memberi perasaan bahagia. Misalnya bermain busa sabun, membuat kue, mengamati awan dan mereka-reka bentuknya, serta bermain dengan hewan peliharaan atau otopet.

6. Cuti sehari. Apalagi bila Anda sudah merasa jenuh dengan pekerjaan sehari-hari. Ambil cuti sehari dan lakukan apa pun yang ingin dilakukan seharian penuh. Ini lebih baik daripada sehari di akhir pekan.

7. Jalan-jalan di tengah alam terbuka. Kadang kita lupa memperhatikan dunia yang terbentang di sekitar. Mengamati alam akan membuat kita merasa lebih enak dan kalem. Berjalanlah di taman. Amati dan pandanglah pohon, rumput, langit, kemudian bernapaslah.

8. Melakukan sesuatu yang sudah lama ingin Anda kerjakan. Mengapa menundanya lagi? Lekas kerjakan dan Anda akan merasa lebih baik.




www.osserem.me/2012/03/cara-menghargai-diri-sendiri.html

Selasa, 21 Februari 2012

Avril Lavigne Wish You Were Here


Me

Aku mencoba tegar dalam setiap langkahku,,,
tegar dan mengerti akan hidupku yang sebenarnya,,,
hidupku yang terpuruk dalam kesendirian yang tak berujung,,
kapan kudapatkan kebahagiaan yang abadi,,,,








Kata Bijak Khalil Gibran


  1. Beberapa dari kamu berkata, "Kegembiraan lebih besar dari kesedihan," namun yang lainnya mengatakan, "Tidak, penderitaanlah yang lebih besar." Tetapi aku berkata kepadamu, bahwa mereka tidak dapat dipisahkan. Mereka selalu datang bersama. Ketika salah satunya sedang duduk sendirian di papan mu, ingatlah bahwa yang lain sedang tidur di atas tempat tidurmu. Kahlil Gibran.
  2. Seorang teman yang jauh kadang-kadang lebih dekat dari orang yang sudah dekat. Bukankah gunung jauh lebih menakjubkan dan lebih terlihat jelas oleh seseorang yang melalui lembah daripada mereka yang menghuni gunung? Kahlil Gibran.
  3. Sedikit pengetahuan yang berperan bernilai jauh lebih baik dari banyak pengetahuan namun terputus. Kahlil Gibran.
  4. Semua kata-kata kita hanyalah remah-remah yang jatuh dari pesta pikiran. Kahlil Gibran
  5. Seni merupakan langkah dari apa yang sudah terlihat jelas dan dikenal terhadap sesuatu yang misterius dan tersembunyi. Kahlil Gibran

http://www.osserem.me/2012/02/kumpulan-kata-kata-bijak-kahlil-gibran.html